Gereja Kalvari

 Panitia Thabisan Gereja Baru Kalvari Laksanakan Gladi Resik Jelang Misa Peresmian

Panitia menggelar gladi resik di Gereja Baru Kalvari (foto:dok pribadi) 

Panitia Thabisan Misa Gereja Baru Kalvari melaksanakan kegiatan gladi resik pada Sabtu (14/9/2024) di Gereja Kalvari, Lubang Buaya. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan akhir sebelum pelaksanaan misa thabisan peresmian Gereja Baru Kalvari yang akan digelar pada Minggu, 15 September 2024, pukul 08.00 WIB.

Monic Caroline, salah satu koordinator panitia gereja, menyampaikan bahwa misa thabisan ini akan dipimpin oleh Romo Fe. "Besok akan diadakan misa thabisan peresmian gereja baru yang dipimpin oleh Romo Fe," ujarnya saat ditemui di lokasi gladi resik. Monic menambahkan bahwa seluruh persiapan sudah dilakukan dengan matang, baik dari sisi teknis maupun liturgis, demi memastikan acara berjalan dengan lancar dan khidmat.

Panitia Thabisan Gereja Baru Kalvari terdiri dari berbagai kelompok umat, seperti Bina Iman Remaja (BIR), Misdinar, Orang Muda Katolik (OMK), dan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI). Mereka telah mengadakan beberapa kali rapat koordinasi untuk memastikan bahwa segala persiapan berjalan sesuai rencana.

Kardinal Suharyo, yang merupakan Uskup Agung Jakarta, sebelumnya juga telah mengunjungi Gereja Kalvari untuk memeriksa kesiapan acara thabisan tersebut. Dalam kunjungannya, Kardinal Suharyo memberikan beberapa arahan penting terkait prosesi misa dan tata upacara yang akan dilakukan.

Misa mingguan di gereja  ini khusus tanggal 15 September hanya akan diadakan sekali pada pukul 08.00 pagi, karena momentum peresmian gereja baru Kalvari dianggap sebagai peristiwa penting dalam sejarah komunitas umat Katolik di Lubang Buaya. Dengan adanya peresmian gereja baru ini, umat diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan dan meningkatkan kehidupan iman.

Peresmian Gereja Baru Kalvari telah dinanti-nantikan oleh umat setempat, karena pembangunan gereja ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya pengembangan spiritual dan fisik komunitas Katolik di Paroki Lubang Buaya. Gereja baru ini diharapkan dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman serta pusat kegiatan rohani bagi umat di sekitarnya.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemacetan Jatiwaringin

Atma Radio

Orange